Breaking News

Rabu, 26 Agustus 2026

Membuat Microsoft KM-TEST Loopback Adapter tambahan di Windows

Apa itu Microsoft KM-TEST Loopback

Microsoft KM-TEST Loopback Adapter adalah antarmuka jaringan virtual (virtual network interface) buatan Microsoft yang tidak memiliki wujud fisik, digunakan untuk meniru keberadaan kartu jaringan atau Network Interface Card (NIC) di dalam sistem operasi Windows

Mulai Windows 8 dan Windows Server 2012, nama adaptor ini diubah oleh Microsoft dari yang sebelumnya dikenal sebagai Microsoft Loopback Adapter menjadi Microsoft KM-TEST Loopback Adapter

Fungsi Utama
  • Pengujian Jaringan Tanpa Koneksi Fisik: Memungkinkan komputer atau server menjalankan aplikasi jaringan, pengujian server lokal, atau instalasi perangkat lunak tertentu yang mewajibkan adanya kartu jaringan meski perangkat tidak terhubung ke jaringan fisik atau internet. 
  • Menghubungkan Perangkat Virtual: Sering dipakai untuk menghubungkan simulator jaringan virtual (seperti GNS3 atau Cisco Packet Tracer) dengan komputer host (asli) atau ke internet.
  • Keamanan Pengujian: Membantu pengembang atau teknisi menguji aplikasi jaringan secara lokal tanpa harus mengeksposnya ke jaringan lokal atau publik yang aktif.

Langkah-Langkah Instalasi
  • Tekan tombol Windows + X pada keyboard, lalu pilih Device Manager.
  • Klik pada menu Action di bagian atas, lalu pilih Add legacy hardware.
  • Jendela Add Hardware Wizard akan muncul, klik Next.
  • Pilih opsi Install the hardware that I manually select from a list (Advanced), lalu klik Next.
  • Gulir ke bawah (scroll) dan cari kategori Network adapters, lalu klik Next.
  • Pada kolom Manufacturer, pilih Microsoft.
  • Pada kolom Model, pilih Microsoft KM-TEST Loopback Adapter.
  • Klik Next, lalu klik Next sekali lagi untuk memulai instalasi.
  • Tunggu proses selesai, lalu klik Finish
Read more ...

Selasa, 21 Juli 2026

Menginstal Debian versi CLI di VirtualBox

 Masuk Ke virtual Box pilih New

Berikan Nama yang komputer yang tampilan di virtual(Debian12-TKJ) dan pilih jenis OS dan versinya

Hasilnya seperti ini


next : Atur Base Memori ke 1024 atau 2048; CPUs : 1 atau 2; Data size 20.00 GB


Next : Finish


maka akan muncul Hasilnya di Virtual


klik setting lalu pilih Network


Adapter 1 Pakai NAT, Adapter 2 centa kotak enable Network Adapter dan pilih 

Host-only Adapter dan Permiscouus Mode : Allow All

Lalu OK.

Siapka File ISO Debian 12. untuk Penginstalan

Mulai Menginstall: Pilih Nama Kmputer virtual, lalu Klik Start

 

bila muncul seperti ini

maka perlu mengatur BIOS Komputer

Kalau sudah diatur lanjut ke pengintalannya:

Klik start :


Pilih tanda panah kebawah, lalu pili other dan pilih file ISO  DVD-1


klik Mount and ...


enter
language, englise enter

ather

Asia


Indonesia

united stated

American english
Pilih salah satunya, yang paling atas
Berikan/ganti nama komputer(Hostname) Debian dengan nama komputer Anda misalnya Tekaje
Beri nama domain
Berikan password
ulangi password yang sama
Masukkan nama lengkap
berikan username (jangan dilupa)
Berikan password untuk user
Ulangi dengan password yang sama
pilih Lokasi server di Indonesia (Timur Tengah atau Barat)
Pilih Metode Partisi hardist (pilih yang atas saja)
Pilih Hardist/partisi yang ada untuk meletakkan OS-nya
Pilih skemanya (pilih yang paling atas untuk pemula)
pilih fonist partisi:

Pilih YES
Media, pilih no.

Network miror, pilih no
Partisipan Survey, pilih no
pilih aplikasi dengan memberi tanda bintang(*) dengan menekan Spasi pilih 3 aplikasi paling bawah
GRUP boot; pilih yes
pilih Devices, yang ada jangan pilih manual.
Reboot; continu. 
Selesai, dan komputer akan hidup ulang
  
masukkan Username dan Password (saat mengisi password, tidak nampak)
Berhasil masuk ke komputer dengan akun biasa


untuk masuk ke akun administrator(root) ketik su -, lalu masukkan password root


Saat ini sudah berada di administrator, 


untuk  keluar ketik : exit
untuk Restart Ketik : reboot
untuk mematikan komputer ketik : poweroff

Selamat Mencoba, Sukses selalu





































Read more ...

Minggu, 07 Juni 2026

Memperbesar Font Debian CLI di VirtualBox

 Untuk memperbesar Font di Debian CLI di Virtual maka masuka dan edit besar  di 

/etc/default/console-setup  

ubah Fontsize ke 16x32

ACTIVE_CONSOLES="/dev/tty[1-6]"
CHARMAP="UTF-8"
CODESET="guess"
FONTFACE="TerminusBold"
FONTSIZE="16x32"
SCREEN_WIDTH="80" 

Selamat mencoba
Read more ...

Mengaktifkan dan mencabut Flasdisk di Debian

 1. Cara Mengatifkan FD yang dicolok ke Komputer Debian (CLI):

sebelum mencolok FD terlebih dahulu cek devices (daftar disk dan partisi) dengan cara ketik:

# lsblk

maka akan terlihat devices sda(dengan partisi 1 dan seterunnya) dan seterusnya jika ada yang lain maka ada sdb(dengan partisi 1 dan seterunnya) dan seterusnya.



lalu colokkan FDnya dan lakukan perintah yang sama: maka akan muncul devices yang baru maka devides yang baru itu adalah milik FD yang barusan kita colok.





dalam contoh ini adalah sdb1

lalu masukkan ke media yang ada di komputer dengan mengetik:

# mount /dev/sdb1 /media/cdrom

jika berhasil, bisa di cek isi dari FD dengan cara ketik:

# ls /media/cdrom

maka akan muncul semua isi yang ada di FD




2. Cara meneluarkan FD 

juka sudah selesai menggunakan FD, jangan langsung di lepaskan, tapi lakukan hal berikut ini

ketik: 

# umount /media/cdrom

lalu enter dan silahkan cabut FDnya


Catatan : Semua diatas dilakukan di posisi Root. 

Selamat mencoba semoga bermanfaat

Read more ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Arya